Skip to content

Edamame: 5 Manfaat untuk Jantung hingga Tulang

Edamame bisa menjadi camilan praktis sekaligus sumber protein nabati dan serat. Kacang kedelai muda ini mudah disajikan dengan cara direbus atau dikukus, dan kandungan nutrisinya berpotensi mendukung sejumlah fungsi tubuh—mulai dari kesehatan jantung hingga pemenuhan energi.

Manfaat edamame berkaitan dengan beragam zat gizi dan senyawa yang dikandungnya. Namun, menjadikannya bagian dari menu harian bukan pengganti pengobatan atau pola makan seimbang. Berikut lima manfaat yang dikaitkan dengan konsumsi edamame.

Manfaat edamame untuk jantung dan gula darah

1. Mendukung kesehatan jantung

Edamame mengandung fitosterol, senyawa nabati yang dapat menghambat penyerapan kolesterol. Dengan mekanisme tersebut, asupan fitosterol berpotensi membantu mengurangi jumlah kolesterol yang masuk ke aliran darah. Serat, antioksidan, dan vitamin K di dalam edamame juga disebut dapat berkontribusi dalam mendukung kesehatan jantung.

Manfaat ini bukan berarti edamame dapat menggantikan pemeriksaan maupun penanganan medis untuk masalah kolesterol. Kesehatan jantung dipengaruhi banyak faktor, sehingga konsumsi edamame sebaiknya dipandang sebagai salah satu pilihan makanan dalam pola makan yang beragam.

2. Membantu menjaga kadar gula darah

Edamame memiliki indeks glikemik rendah. Artinya, makanan ini memberi dampak yang lebih kecil terhadap kadar gula darah dibandingkan makanan dengan indeks glikemik tinggi. Sebuah penelitian yang dirujuk dalam bahan sumber juga menyebut edamame sebagai pilihan yang dapat dipertimbangkan oleh penderita diabetes tipe 2.

Kandungan protein dan seratnya turut menjadi alasan edamame dinilai dapat membantu mengelola respons gula darah. Kedua zat gizi tersebut dicerna lebih lama, sehingga berpotensi membantu mencegah lonjakan kadar gula darah. Meski demikian, penderita diabetes tetap perlu mengikuti saran tenaga kesehatan terkait pilihan makanan dan pengelolaan kondisinya.

Edamame untuk tulang, stamina, dan peradangan

3. Berpotensi mendukung kesehatan tulang

Edamame mengandung isoflavon, senyawa kedelai yang banyak diteliti kaitannya dengan kesehatan. Senyawa ini dipercaya dapat membantu melindungi tulang dari pengeroposan dan mendukung pembentukan tulang. Potensi tersebut terutama menjadi perhatian bagi perempuan yang sedang mengalami menopause atau telah memasuki masa pascamenopause.

Namun, pengaruh isoflavon terhadap kepadatan tulang masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Untuk menjaga tulang tetap kuat, konsumsi edamame perlu diimbangi dengan asupan kalsium dan vitamin D yang cukup serta olahraga teratur.

4. Membantu memenuhi kebutuhan energi

Rasa lemas saat memulai aktivitas bisa membuat pekerjaan terasa lebih berat. Edamame mengandung zat besi nabati yang berperan dalam pembentukan hemoglobin, protein dalam sel darah merah yang bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Kacang kedelai muda ini juga mengandung protein dan karbohidrat. Kombinasi zat gizi tersebut membuat edamame dapat menjadi camilan yang mengenyangkan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan energi harian. Cara penyajiannya pun sederhana: cukup direbus atau dikukus, dengan sedikit garam bila diinginkan.

5. Mengandung senyawa yang berpotensi meredakan peradangan

Antioksidan dalam edamame berperan melindungi sel dari kerusakan akibat stres oksidatif. Sementara itu, isoflavon merupakan salah satu senyawa kedelai yang kaitannya dengan kesehatan terus diteliti. Keduanya membuat edamame berpotensi memengaruhi proses peradangan di dalam tubuh.

Peradangan merupakan respons alami tubuh terhadap cedera atau infeksi. Namun, peradangan yang berlangsung lama dapat menimbulkan komplikasi. Konsumsi edamame dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan, tetapi tidak dapat dipastikan sebagai cara untuk mengatasi peradangan atau mencegah komplikasi penyakit.

Cara menikmati edamame sebagai camilan

Edamame dapat dinikmati langsung setelah direbus atau dikukus, sehingga cocok disajikan sebagai camilan di sela aktivitas. Kacang ini juga bisa diolah menjadi berbagai menu agar tidak cepat membosankan. Pilihan penyajian sederhana membantu menjadikan edamame salah satu sumber protein nabati dan serat dalam menu sehari-hari.

Lima manfaat tersebut menunjukkan bahwa edamame punya kandungan yang menarik untuk diperhitungkan dalam pola makan. Tetap penting untuk mengonsumsinya bersama makanan beragam, mencukupi kebutuhan nutrisi lain, dan mengikuti saran tenaga kesehatan bila memiliki kondisi tertentu.

Inforakyat