Samsung berpeluang memperkenalkan seri Galaxy S27 pada Januari 2027, lebih cepat dibanding jadwal Galaxy S26. Perkiraan itu mengemuka dari informasi pembocor teknologi Lanzuk yang dikutip GSM Arena. Namun, Samsung belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi maupun spesifikasi final ponsel tersebut.
Jika kabar itu terbukti, Samsung akan kembali ke pola peluncuran awal tahun yang diterapkan sebelum Galaxy S26. Sejumlah hal lain masih menjadi perhatian, mulai dari pilihan komponen memori hingga prosesor untuk model-model dalam lini Galaxy S27.
Jadwal Galaxy S27 mungkin kembali ke Januari
Galaxy S26 diperkenalkan pada akhir Februari 2026 dan mulai dipasarkan secara global pada awal Maret. Jadwal tersebut mundur sekitar sebulan dibandingkan Galaxy S24 dan Galaxy S25, yang diperkenalkan pada Januari.
Lanzuk menyebut Samsung kemungkinan mempertimbangkan untuk memajukan kembali peluncuran Galaxy S27. Informasi itu dibagikan melalui akun jejaring sosial Naver dan dilaporkan GSM Arena. Meski disebut Samsung telah mengambil sebagian besar keputusan penting terkait perangkat tersebut, tanggal pastinya belum diungkap.
Karena itu, perkiraan Januari 2027 masih sebatas bocoran, bukan kepastian. Belum ada pengumuman Samsung mengenai kapan acara peluncuran digelar ataupun kapan perangkat akan tersedia di pasar. Jadwal akhir juga dapat berbeda dari perkiraan yang beredar.
Perubahan waktu peluncuran menjadi salah satu petunjuk awal mengenai rencana Samsung untuk generasi ponsel flagship berikutnya. Namun, informasi yang tersedia sejauh ini belum cukup untuk memastikan alasan perusahaan mungkin mengubah jadwal, maupun apakah seluruh model Galaxy S27 akan diperkenalkan pada waktu yang sama.
Pembaruan memori masih dipertimbangkan
Selain jadwal, Lanzuk menyinggung keputusan Samsung mengenai teknologi memori. Sebelumnya, pada September 2026, beredar laporan bahwa Galaxy S27 dan S27+ versi standar akan menggunakan LPDDR5X serta penyimpanan UFS 4.x. Sementara itu, Galaxy S27 Pro dan S27 Ultra dikabarkan akan beralih ke LPDDR6 dan UFS 5.
Namun, kondisi pasar memori yang disebut masih belum membaik dapat memengaruhi rencana tersebut. Menurut informasi Lanzuk, Samsung tengah mempertimbangkan apakah peningkatan memori untuk model Pro dan Ultra akan ditunda. Belum ada keputusan resmi yang dipublikasikan perusahaan.
Perbedaan kemampuan teknologinya cukup berarti. UFS 5 diklaim mampu mencapai kecepatan baca hingga 10,8 GB per detik dan tulis hingga 9,8 GB per detik, serta 40 persen lebih hemat daya dibandingkan UFS 4.1. Adapun LPDDR6 menawarkan kecepatan 10,6 hingga 14,4 Gbps per pin, lebih tinggi dari 8,5 Gbps per pin pada LPDDR5X.
Peningkatan itu berpotensi memberi performa lebih baik pada perangkat, tetapi penggunaan komponen baru juga dapat menaikkan biaya produksi. Situasi pasar memori menjadi salah satu faktor yang dapat menentukan apakah spesifikasi yang semula direncanakan akan dipertahankan.
Snapdragon atau Exynos untuk Galaxy S27 Ultra?
Pilihan prosesor juga belum sepenuhnya jelas. Laporan terpisah yang dikutip ANTARA menyebut Galaxy S27 Ultra kemungkinan memakai chip Qualcomm, sementara Galaxy S27, S27+, dan model baru S27 Pro berpeluang menggunakan Exynos atau Snapdragon bergantung pada wilayah pemasaran.
Dalam bocoran tersebut, Exynos 2700 disebut berpeluang digunakan pada sejumlah model, tetapi kemungkinan masuk ke Galaxy S27 Ultra dinilai kecil. Jika skenario itu terwujud, model Ultra akan menggunakan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6. Samsung sendiri belum mengonfirmasi keputusan final mengenai chipset untuk lini Galaxy S27.
Exynos 2700 dikembangkan Samsung System LSI dan disebut menggunakan proses fabrikasi SF2P, proses 2 nanometer generasi kedua. Dibandingkan SF2 yang digunakan pada Exynos 2600, teknologi tersebut diklaim dapat meningkatkan performa hingga 12 persen, mengurangi konsumsi daya 25 persen, dan memangkas luas chip 8 persen.
Untuk model selain Ultra, bocoran menyebut Exynos berpeluang dipakai di Eropa dan Korea Selatan, sedangkan varian Snapdragon diperkirakan hadir di China dan Amerika Serikat. Informasi ini masih berupa perkiraan dari pembocor industri. Qualcomm juga membantah adanya masalah panas berlebih pada chip unggulannya, tetapi pilihan Samsung untuk Galaxy S27 belum dapat dipastikan.
Bocoran belum menjadi konfirmasi resmi
Sejauh ini, gambaran Galaxy S27 masih bertumpu pada laporan dan informasi pembocor. Jadwal Januari, konfigurasi memori, serta pembagian chipset berdasarkan model dan wilayah belum dikukuhkan oleh Samsung. Spesifikasi yang akhirnya masuk ke produk juga masih mungkin berubah.
Perkembangan berikutnya akan memperjelas apakah Samsung benar-benar kembali ke jadwal peluncuran Januari dan mempertahankan rencana peningkatan komponen. Sampai ada pengumuman resmi, calon pembeli sebaiknya memperlakukan rincian tersebut sebagai bocoran, bukan spesifikasi final Galaxy S27.