Skip to content

Rekor Shai Gilgeous-Alexander Terhenti, Thunder Menang

Rentetan 141 pertandingan Shai Gilgeous-Alexander dengan sedikitnya 20 poin akhirnya terhenti. Namun, Oklahoma City Thunder tetap menundukkan Denver Nuggets dengan skor 96-84 di Paycom Center, Oklahoma City, Kamis (22/10) waktu AS. Shai menutup laga dengan 17 poin dan memilih tidak kembali ke lapangan demi mengejar catatan pribadinya.

Bintang asal Kanada itu tampil kurang tajam saat menghadapi pertahanan Nuggets. Ia memasukkan enam dari 19 tembakan selama 34 menit bermain, termasuk mengawali pertandingan dengan gagal mencetak angka dari enam percobaan di babak pertama. Shai juga membukukan dua rebound dan tiga asis.

Hasil itu mengakhiri salah satu rentetan poin paling menonjol dalam sejarah NBA. Sebelum pertandingan ini, Shai terakhir kali mencetak kurang dari 20 poin pada 30 Oktober 2024, ketika ia membukukan 18 poin melawan San Antonio Spurs.

Shai memilih menghormati situasi pertandingan

Shai sebenarnya masih memiliki kesempatan untuk mempertahankan rekornya. Dengan waktu tersisa 1 menit 44 detik di kuarter keempat, ia hanya membutuhkan tiga poin untuk mencapai angka 20. Saat itu Thunder unggul 93-76 atas Nuggets.

Pelatih Thunder, Mark Daigneault, bersedia memasukkan kembali pemain andalannya tersebut. Namun, setelah melihat Denver menarik pemain-pemain utamanya, Shai memilih tetap duduk di bangku cadangan. Ia menilai situasi pertandingan perlu dihormati, bukan diubah demi mengejar rekor individu.

“Saya sebenarnya akan kembali masuk ke lapangan. Tetapi kemudian melihat Nuggets melakukan pergantian pemain. Jadi, saya pikir kami juga sebaiknya melakukan hal yang sama. Kami harus selalu menghormati permainan,” ujar Shai.

Daigneault mengapresiasi keputusan tersebut. Menurut dia, keputusan untuk tidak kembali bermain datang dari Shai sendiri, meski tim membuka peluang baginya untuk menambah poin. Pelatih itu menyebut sikap tersebut menunjukkan kelas dan perspektif sang pemain terhadap permainan.

Rekor Shai dan kontribusi pemain Thunder

Rentetan 141 pertandingan dengan minimal 20 poin itu dimulai pada Oktober 2024. Shai sebelumnya melewati catatan Wilt Chamberlain, yang mencetak sedikitnya 20 poin dalam 127 pertandingan beruntun pada musim 1961-1962 dan 1962-1963. Rekor tersebut terputus, tetapi Thunder tetap menjaga awal musim mereka dengan catatan kemenangan menjadi 2-0.

Shai, yang dua kali meraih gelar MVP, menjalani malam yang tidak biasa di hadapan pertahanan Denver. Upayanya untuk menemukan ritme belum membuahkan hasil, terutama pada paruh pertama. Meski begitu, timnya tidak bergantung pada produktivitas sang bintang untuk mengamankan kemenangan.

Jalen Williams menjadi pencetak angka terbanyak Thunder dengan 21 poin dan lima rebound. Chet Holmgren menyumbang 12 poin serta 17 rebound. Keduanya membantu Thunder mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir, sementara Shai tetap berada di luar lapangan pada menit-menit penutup.

Kemenangan 96-84 itu memperlihatkan bahwa Thunder mampu mengatasi malam sulit dari pemain utamanya. Catatan pribadi Shai memang berhenti, tetapi keputusan untuk tidak memaksakan diri menjadi bagian penting dari cerita pertandingan. Fokusnya kini beralih ke laga berikutnya, ketika ia akan mendapat kesempatan memulai rentetan poin baru melawan LA Clippers pada Minggu waktu AS.

Inforakyat