Skip to content

MotoGP: Marquez Unggul 10 Poin, Aprilia Mengancam

Marc Marquez meninggalkan Phillip Island dengan keunggulan 10 poin di klasemen MotoGP, tetapi peluangnya menjauh dari Jorge Martin tertahan setelah balapan utama Grand Prix Australia dibatalkan. Manajer tim Ducati Davide Tardozzi memperkirakan persaingan gelar masih terbuka dalam empat seri terakhir, dengan Aprilia tetap menjadi ancaman.

Marquez merebut posisi teratas klasemen setelah memenangi Sprint di Australia. Martin, yang menjadi rivalnya dalam perebutan gelar, terjatuh saat bertarung dengannya dan mengalami cedera pada pergelangan tangan kanan. Ia tak dapat mengikuti balapan utama yang semestinya berlangsung pada Minggu, 25 Oktober.

Pembatalan balapan membuat Marquez kehilangan kesempatan menambah jarak dari Martin. Keputusan itu diambil karena jarak pandang buruk menghambat helikopter medis untuk beroperasi dengan aman. Tardozzi mengakui hasil tersebut merugikan Ducati dari sisi persaingan, tetapi menyatakan keselamatan pembalap harus menjadi pertimbangan utama.

Keunggulan Marquez belum membuat Ducati tenang

Dalam laporan detikSport dan Crash.net, Tardozzi menyebut Marquez kemungkinan tetap memilih pendekatan menyerang di sisa musim. Pimpinan Ducati itu juga menilai tiga dari empat seri berikutnya lebih menguntungkan Aprilia, sementara satu seri berpeluang memberi keunggulan kepada Ducati.

Perkiraan tersebut membuat selisih 10 poin belum cukup untuk mengendurkan kewaspadaan. Jorge Martin masih berpeluang mengejar, sedangkan Marco Bezzecchi juga memiliki potensi mengganggu perebutan posisi. Bezzecchi tertinggal 50 poin dari Marquez, tetapi Tardozzi menilai kecepatannya di Phillip Island patut diperhitungkan.

Dalam Sprint, Bezzecchi merangsek dari baris keempat hingga finis keempat. Performa itu terlihat ketika lintasan mengering, setelah hujan pada Sabtu pagi memengaruhi sesi kualifikasi. Tardozzi menilai kondisi cuaca membuat Aprilia tak sepenuhnya bisa menunjukkan kemampuannya sepanjang akhir pekan.

Martin pun sempat memberi perlawanan kuat kepada Marquez sebelum kecelakaan mengakhiri duel mereka. Tardozzi mengatakan ia tak bisa memastikan siapa yang akan menang jika pertarungan berlanjut. Menurutnya, persaingan di lintasan saat itu masih berlangsung ketat.

Ducati, kata Tardozzi, tetap percaya diri karena memiliki Marquez. Namun, ia juga mengakui kekuatan Aprilia, yang memiliki dua pembalap dalam persaingan kejuaraan. Peringatan itu menunjukkan Ducati tidak menganggap keunggulan saat ini sebagai jaminan gelar.

Kondisi Martin menentukan persaingan di Sepang

Perhatian berikutnya tertuju pada kemungkinan Martin kembali membalap di Grand Prix Malaysia, Sepang, akhir pekan setelah Australia. Crash.net melaporkan bahwa pemeriksaan lanjutan menepis dugaan adanya patah tulang tambahan. Cedera pada pergelangan tangan kanannya tetap memerlukan pemantauan, sehingga kepastian ia turun di Sepang belum ada.

Manajer Aprilia Paolo Bonora menyampaikan bahwa tim akan berupaya menyiapkan Martin untuk kembali, tetapi keputusan akhirnya bergantung pada evaluasi medis. Martin sendiri disebut bersemangat mengejar kesempatan tersebut. Ia tetap harus memperoleh izin sebelum kembali ke lintasan.

Tardozzi menyambut kabar kemungkinan Martin hadir di Sepang sebagai tanda bahwa kondisinya tidak separah yang sempat dikhawatirkan. Ia juga menilai pembalap Spanyol itu akan berusaha maksimal untuk kembali menekan Ducati. Namun, cedera dan waktu pemulihan menjadi faktor yang tak bisa dipastikan hanya dari tekad pembalap.

Bagi Ducati, pembatalan di Phillip Island memang menutup peluang memperbesar jarak di klasemen. Tardozzi tetap mendukung keputusan penyelenggara karena cuaca membuat operasi medis melalui udara tidak aman. Ia mengingat pengalaman menyaksikan karier pembalap Carl Fogarty berakhir di lokasi tersebut pada 1998 sebagai alasan keselamatan tak boleh dikesampingkan.

Dengan empat seri tersisa, hasil pemeriksaan dan keputusan medis Martin akan menjadi penentu penting menjelang Sepang. Marquez datang dengan keunggulan, sementara Aprilia masih memiliki dua nama yang diperhitungkan. Persaingan berlanjut setelah status Martin untuk balapan berikutnya dipastikan.

Inforakyat