Skip to content

BYD Atto 8 Diklaim Isi Baterai 9 Menit

BYD memperkenalkan Atto 8 di Paris Motor Show 2026 dengan teknologi pengisian daya yang diklaim mampu memangkas waktu isi baterai secara drastis. SUV listrik tujuh penumpang ini disebut dapat mengisi daya dari 10 persen hingga 97 persen hanya dalam sembilan menit—waktu yang bahkan bisa lebih singkat daripada antre mengisi BBM di SPBU.

Kecepatan tersebut ditopang baterai Blade generasi kedua berkapasitas 115 kWh dan teknologi Flash Charging. Namun, angka pengisian itu merupakan klaim pabrikan, dan pemakaiannya bergantung pada tersedianya stasiun pengisian yang mendukung teknologi tersebut.

Pengisian cepat BYD Atto 8 dalam berbagai kondisi

Menurut informasi yang dikutip detikoto dari Carnewschina, pengisian dari 10 persen sampai 97 persen menjadi salah satu keunggulan utama Atto 8. BYD juga menyebut waktu pengisian dari 10 persen ke 70 persen bisa lebih singkat lagi, meski durasi pastinya tidak dirinci dalam laporan tersebut.

Klaim kemampuan pengisian juga mencakup kondisi cuaca ekstrem. Pada suhu hingga minus 30 derajat Celsius, baterai disebut dapat diisi dari 20 persen ke 97 persen dalam 12 menit. Angka ini menunjukkan bahwa BYD menempatkan teknologi Flash Charging sebagai bagian penting dari daya tarik SUV listrik barunya.

Perbandingan dengan waktu mengisi BBM perlu melihat situasi di lapangan. Pengisian bahan bakar sendiri dapat berlangsung singkat, tetapi antrean panjang di SPBU menambah waktu yang harus dihabiskan pengendara. Karena itu, klaim sembilan menit pada Atto 8 merujuk pada durasi pengisian baterainya, sementara pengalaman perjalanan tetap dipengaruhi lokasi dan ketersediaan fasilitas pendukung.

Sebagai pembanding, Skoda Peaq membutuhkan sekitar 28 menit untuk mengisi baterai dari 10 persen hingga 80 persen. Perbandingan tersebut menggunakan rentang pengisian yang berbeda dari klaim BYD Atto 8, sehingga tidak sepenuhnya setara. Kecepatan pengisian Atto 8 pun baru dapat dimanfaatkan ketika kendaraan tersambung ke stasiun Flash Charging yang sesuai.

Jaringan Flash Charging masih menjadi kunci

BYD menargetkan 3.000 stasiun Flash Charging beroperasi di seluruh Eropa pada akhir 2027. Target tersebut menjadi penting karena teknologi pengisian berdaya tinggi tidak hanya bergantung pada kemampuan baterai, tetapi juga pada ketersediaan infrastruktur yang kompatibel.

Untuk saat ini, stasiun Flash Charging masih terbatas. Artinya, klaim pengisian sembilan menit belum otomatis bisa dinikmati di semua tempat. Pengguna perlu memiliki akses ke fasilitas yang mendukung teknologi tersebut agar dapat memperoleh waktu pengisian seperti yang disampaikan BYD.

Atto 8 dijadwalkan mulai dijual di Eropa pada musim semi 2027. Harga SUV ini belum diumumkan. Dengan jadwal peluncuran yang masih menunggu, rincian mengenai harga dan ketersediaan stasiun pengisian akan menjadi informasi penting bagi calon pembeli.

Dua varian, tenaga hingga 764 hp

BYD Atto 8 memiliki panjang sekitar lima meter dan tersedia dalam dua varian, Design dan Excellence. Varian Design menggunakan satu motor listrik yang menggerakkan roda belakang dengan tenaga 456 hp. Mobil ini diklaim mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam sekitar delapan detik, dengan jarak tempuh hingga 652 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Excellence memakai dua motor listrik dengan tenaga gabungan 764 hp. Akselerasi 0–100 km/jam diklaim tuntas dalam 4,6 detik. Konsekuensinya, jarak tempuh yang disebutkan untuk varian ini lebih rendah, yakni 602 kilometer.

Kedua versi mengusung sejumlah perlengkapan premium. Di kabin terdapat panoramic glass roof, head-up display berukuran 26 inci, serta kursi depan dengan fungsi pemanas, ventilasi, dan pijat. Fitur pemanas, ventilasi, dan pijat juga tersedia pada dua kursi terluar di baris kedua.

BYD turut membekali kedua varian dengan dua pengisi daya ponsel nirkabel berdaya 50 watt. Khusus varian Excellence, tersedia lemari pendingin. Kombinasi performa, jarak tempuh, kenyamanan, dan pengisian cepat menjadi bekal Atto 8 untuk bersaing di kelas SUV listrik premium, meski harga dan luasnya jaringan Flash Charging masih akan menentukan daya tariknya saat mulai dipasarkan di Eropa.

Inforakyat