Skip to content

Freelander 8 Masuk Indonesia Tahun Depan, Ini Spesifikasinya

Freelander 8 dipastikan masuk ke Indonesia pada 2027. Kehadiran SUV berukuran besar ini akan menambah pilihan di lini premium Chery, meski kepastian model yang dibawa, harga, dan skema produksinya di dalam negeri belum diumumkan.

Presiden Direktur Chery Group Zeng Shuo menyampaikan rencana tersebut saat ditemui di Wuhu, Senin malam, 19 Oktober 2026. Ia menegaskan, kendaraan itu akan dipasarkan di Indonesia dengan merek Freelander, bukan sekadar menjadi tambahan model pada lini Chery.

“Tahun depan, ya tahun depan. Di bawah merek Freelander sendiri,” kata Zeng Shuo.

Freelander merupakan merek baru hasil kolaborasi Chery dengan Jaguar Land Rover (JLR). Model pertamanya, Freelander 8, baru saja diperkenalkan dan direncanakan dipasarkan mulai tahun depan di sejumlah negara, baik yang menggunakan setir kiri maupun setir kanan. Indonesia termasuk dalam daftar pasar yang akan dituju.

Freelander 8 belum tentu menjadi satu-satunya pilihan

Meski Freelander 8 telah dipastikan menuju Indonesia, Chery belum memerinci model yang akan dijual di sini. Zeng menyebut belum ada informasi lebih lanjut mengenai produk Freelander yang akan masuk. Karena itu, spesifikasi yang sudah diumumkan untuk Freelander 8 belum otomatis menjadi spesifikasi kendaraan versi Indonesia.

Di China, Freelander 8 ditawarkan dengan konfigurasi mesin 1,5 liter turbo. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 115 kW dan torsi 220 Nm, serta dipasangkan dengan baterai berkapasitas 60,3 kWh. Untuk mode listrik, jarak tempuh yang diklaim berdasarkan pengujian CLTC mencapai 310 kilometer.

Pengisian baterai dari 20 hingga 80 persen diklaim membutuhkan waktu 12 menit, dengan laju pengisian hingga 6C. Informasi yang dirilis juga menyebut sistem bertegangan 800 volt. Namun, detail teknis mengenai konfigurasi ini belum dikaitkan secara khusus dengan rencana produk yang akan dipasarkan di Indonesia.

Opsi hybrid dan ukuran bodi Freelander 8

Pada peluncuran terbarunya, Freelander 8 juga ditawarkan dengan mesin hybrid 2,0 liter turbo. Versi tersebut menggunakan baterai 34,12 kWh dan diklaim mampu menempuh jarak hingga 110 kilometer dalam mode listrik. Angka itu merujuk pada kendaraan yang diperkenalkan, bukan jaminan spesifikasi untuk pasar Indonesia.

Dari segi ukuran, Freelander 8 memiliki panjang 5.118 milimeter, lebar 2.050 milimeter, dan tinggi 1.898 milimeter. Jarak sumbu rodanya mencapai 3.040 milimeter. Apabila dilengkapi kait derek elektrik, panjang keseluruhan kendaraan bertambah menjadi 5.185 milimeter.

Dimensi tersebut menempatkan Freelander 8 sebagai SUV dengan bodi besar. Namun, belum ada keterangan lebih jauh mengenai pilihan varian, fitur, konfigurasi kabin, maupun perangkat keselamatan yang akan tersedia saat mobil ini dipasarkan di Indonesia.

Harga Freelander di Indonesia masih dihitung

Soal harga, Chery belum memberikan kisaran. Zeng mengatakan perusahaan masih melakukan perhitungan. Besaran harga nantinya juga akan dipengaruhi keputusan mengenai cara kendaraan tersebut didatangkan atau diproduksi.

“Kita masih belum tahu (harga jualnya) karena masih melakukan kalkulasi dan juga nanti tergantung apakah mobil ini akan CBU atau dirakit secara lokal,” ujar Zeng.

CBU berarti kendaraan didatangkan secara utuh dari luar negeri, sedangkan perakitan lokal melibatkan proses produksi di dalam negeri. Pilihan tersebut menjadi salah satu faktor yang masih harus dipastikan sebelum harga dan rincian penjualan diumumkan.

Dengan jadwal masuk yang disebut untuk tahun depan, calon konsumen masih perlu menunggu pengumuman resmi mengenai varian, spesifikasi Indonesia, harga, serta waktu pemesanan. Untuk sementara, Freelander 8 memberi gambaran awal tentang arah produk pertama merek Freelander—SUV besar dengan pilihan elektrifikasi yang beragam—tetapi keputusan membeli sebaiknya menunggu informasi final dari perusahaan.

Inforakyat