Leny Yoro menjalani debut senior bersama Prancis dengan membantu timnya membalikkan keadaan dan menang 4-1 atas Belgia di Stade de France, Senin malam. Bek Manchester United berusia 20 tahun itu tampil sebagai starter dan memenangi seluruh sembilan duel yang diikutinya.
Penampilan tersebut menjadi momen penting bagi Yoro, yang sebelumnya hanya menjadi pemain cadangan tanpa dimainkan dalam tiga pertandingan. Ia dipercaya mengisi jantung pertahanan bersama Maxence Lacroix, bek Chelsea, dan tampil tenang saat Prancis sempat tertinggal lebih dulu.
“Sejujurnya, saya rasa saya tidak mungkin bisa meminta sesuatu yang lebih baik,” kata Yoro kepada Canal+ Foot selepas pertandingan. “Laga kandang melawan Belgia, dengan keluarga saya ada di sana. Itu juga benar-benar pertandingan yang hebat.”
Debut Leny Yoro berbuah catatan duel sempurna
Kesempatan turun sejak awal datang setelah Yoro menanti tiga laga dari bangku cadangan. Kali ini, ia mendapat kepercayaan untuk tampil sejak menit pertama dalam pertandingan kandang melawan Belgia. Ia menjawab kesempatan itu dengan performa disiplin di lini belakang.
Prancis lebih dulu kebobolan melalui gol Dodi Lukebakio. Namun, Yoro dan rekan-rekannya mampu menjaga organisasi pertahanan ketika Belgia berusaha mempertahankan keunggulan. Catatan sembilan kemenangan dari sembilan duel menjadi salah satu penanda kontribusi bek muda itu dalam laga debutnya.
Salah satu tugas Yoro adalah menghadapi Romelu Lukaku, penyerang berpengalaman Belgia. Bek Manchester United itu mampu meredam ancaman lawannya sepanjang pertandingan. Penampilan tersebut membantu Prancis membangun fondasi di belakang sebelum kemudian mencetak empat gol dan memastikan kemenangan telak.
Yoro mengaku hasil akhir menjadi alasan untuk tidak terlalu memikirkan kegagalan mencatatkan clean sheet. “Tentu saja, kami berharap bisa mencatat clean sheet, tetapi kami meraih kemenangan, jadi kami tidak akan mengeluh. Itu luar biasa,” ujarnya.
Zidane puji ketenangan bek Manchester United
Pelatih Prancis, Zinedine Zidane, turut mengapresiasi cara Yoro menjalankan perannya. Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Zidane menyebut sang bek tampil bagus dan menyatakan senang atas pencapaiannya.
“Dia menjalani pertandingan yang hebat hari ini. Saya sangat senang untuknya. Dia menjalankan perannya dengan sangat baik,” kata Zidane.
Pujian itu menegaskan kesan positif yang ditinggalkan Yoro dalam penampilan perdananya di level senior. Ia datang ke laga tersebut setelah berkembang melalui tim-tim muda internasional, lalu mendapat kesempatan menunjukkan kemampuannya di hadapan pendukung Prancis di Paris.
Debut itu juga menjadi pengalaman yang terasa personal bagi Yoro. Keluarganya hadir menyaksikan, sementara pertandingan berjalan sesuai harapan dari sisi hasil. Ia menyebut sulit membayangkan awal yang lebih baik untuk langkah pertamanya bersama tim senior.
Prancis kukuh di puncak Grup A Nations League
Kemenangan atas Belgia membawa Prancis ke puncak Grup A UEFA Nations League dengan 10 poin dari empat pertandingan. Hasil tersebut sekaligus mempertahankan catatan tak terkalahkan mereka di kompetisi itu di bawah Zidane.
Bagi Yoro, tantangan berikutnya adalah membawa kepercayaan diri dari panggung internasional kembali ke Manchester United. Ia kini kembali ke Carrington, saat klub menjalani jadwal Premier League yang padat. Pengalaman menghadapi Belgia bisa menjadi modal, meski persaingan untuk mendapat tempat reguler di lini belakang tetap harus ia hadapi.
Debut yang kuat belum otomatis menjamin posisi utama di klub maupun tim nasional. Namun, catatan tanpa kalah duel dan pujian langsung dari Zidane memberi Yoro pijakan yang menjanjikan. Konsistensi pada pertandingan berikutnya akan menjadi ukuran penting bagi perkembangan bek muda tersebut.