Antonio Conte dikabarkan membuka peluang untuk menangani Manchester United jika klub itu memutuskan berpisah dengan Michael Carrick. Laporan talkSPORT menyebut pihak Conte telah menyampaikan ketertarikannya kepada MU, di tengah tekanan yang meningkat akibat start buruk Setan Merah di Liga Inggris.
Belum ada keputusan resmi terkait masa depan Carrick maupun penunjukan pelatih baru. Namun, kabar minat Conte membuat namanya masuk dalam perbincangan mengenai kemungkinan perubahan di kursi manajer Manchester United.
Performa MU membuat posisi Carrick disorot
Manchester United hanya mengumpulkan enam poin dari enam pertandingan Liga Inggris. Catatan tersebut disebut mengulang pencapaian buruk klub 40 tahun silam. Dengan raihan itu, MU hanya berjarak tiga poin dari Tottenham yang berada di peringkat ke-18, zona degradasi.
Tekanan terhadap Carrick juga datang setelah MU tersingkir pada babak awal Carabao Cup. Mereka kalah 2-3 dari Brighton setelah lawan membalikkan keadaan. Hasil-hasil tersebut membuat posisi sang pelatih mulai disorot, meski belum ada keterangan bahwa klub telah menjatuhkan keputusan soal masa depannya.
Dalam situasi itu, Conte disebut bersedia menjadi manajer berikutnya apabila Carrick dipecat dan Manchester United memang menginginkannya. Informasi tersebut masih berupa laporan mengenai ketertarikan, bukan pengumuman bahwa Conte telah menerima tawaran atau resmi bernegosiasi untuk mengambil alih tim.
Pengalaman Antonio Conte di Liga Inggris
Nama Conte memiliki rekam jejak di kompetisi Inggris. Pelatih asal Italia itu menangani Chelsea pada 2016-2018, kemudian melatih Tottenham pada 2021-2023. Pengalamannya di dua klub London tersebut menjadi salah satu latar yang membuat kemungkinan Conte ke MU menarik perhatian.
Bersama Chelsea, Conte meraih gelar Liga Inggris dan Piala FA. Capaian itu menjadi bagian penting dari catatannya di Inggris. Meski demikian, rekam jejak tersebut tidak dengan sendirinya memastikan ia akan menjadi pilihan Manchester United. Sampai kabar ini muncul, arah keputusan klub dan status pembicaraan dengan Conte belum dipastikan.
Conte terakhir melatih Napoli pada musim lalu dan kini berstatus tanpa klub. Kondisi itu membuatnya tersedia jika ada klub yang ingin menggunakan jasanya. Laporan yang beredar menyebut ia siap membuka pintu untuk MU, tetapi langkah selanjutnya tetap bergantung pada keputusan klub dan perkembangan posisi Carrick.
Belum ada kepastian soal pergantian pelatih
Kabar mengenai Conte muncul ketika hasil pertandingan menempatkan Manchester United dalam sorotan. Selisih tiga poin dari Tottenham di zona degradasi memperlihatkan betapa tipis jarak MU dari posisi yang lebih berbahaya. Kekalahan di Carabao Cup juga menambah tekanan, terutama karena tersingkir terjadi pada fase awal kompetisi.
Meski demikian, informasi yang tersedia belum menyatakan bahwa Carrick telah diberhentikan. Belum ada pula kepastian bahwa MU mengajukan tawaran kepada Conte. Untuk saat ini, kabar tersebut menunjukkan adanya kemungkinan yang terbuka jika klub memilih melakukan perubahan, bukan keputusan final mengenai siapa yang akan memimpin tim.
Perhatian berikutnya tertuju pada hasil-hasil MU dan respons klub terhadap performa tim. Jika posisi Carrick berubah, pengalaman Conte di Liga Inggris bisa membuat namanya kembali diperhitungkan. Namun, sampai ada pengumuman resmi, peluang tersebut masih sebatas laporan tentang kesiapan sang pelatih untuk menerima pinangan Manchester United.